GALIH PRAKOSO

  • Home
  • Business
    • Internet
    • Market
    • Stock
  • Parent Category
    • Child Category 1
      • Sub Child Category 1
      • Sub Child Category 2
      • Sub Child Category 3
    • Child Category 2
    • Child Category 3
    • Child Category 4
  • Featured
  • Health
    • Childcare
    • Doctors
  • Home
  • Business
    • Internet
    • Market
    • Stock
  • Downloads
    • Dvd
    • Games
    • Software
      • Office
  • Parent Category
    • Child Category 1
      • Sub Child Category 1
      • Sub Child Category 2
      • Sub Child Category 3
    • Child Category 2
    • Child Category 3
    • Child Category 4
  • Featured
  • Health
    • Childcare
    • Doctors
  • Uncategorized
Tampilkan postingan dengan label Debian Server. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Debian Server. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 April 2015

Langkah-langkah Konfigurasi Mail Server Dan WebMail di Debian 7

 GALIH_PRAKOSO     14.00     Debian Server     8 comments   

Mail Server adalah sebuah aplikasi yang menerima e-mail dari pengguna lokal (dari domain yang sama) maupun pengirim remote dari jaringan lain (internet). Selain itu Mail Server juga mampu mem-forward e-mail tersebut ke Mail Server lainnya untuk dikirim. Intinya Mail Server adalah yang melayani kalian para user dalam proses pengiriman dan penerimaan e-mail seperti halnya kantor pos.

Untuk dapat mengirimkan e-mail, sebuah Mail Server harus memiliki sebuah MTA (Mail Transport Agent) didalamnya. Fungsi utamanya adalah untuk mengirimkan e-mail dari Mail Server lokal ke Mail Server remote. Sebenarnya ada banyak sekali jenis-jenis MTA yang Dapat kalian install di Debian.
Beberapa contohnya adalah :

Postfix ,Sendmail ,Qmail ,Exim ,Zimbra Selain untuk mengirimkan e-mail, Mail Server juga bertugas untuk menerima e-mailmenggunakan protokol POP atau IMAP. Untuk itu diperlukan juga sebuah POP dan IMAPser ver agar Mail Server dapat berfungsi dengan sempurna dalam menerima email masuk dari MTA Mail Server lain. Contoh POP dan IMAP server yang cukup terkenal adalah Courier dan Dovecot.
Sebelum mengkonfigurasi mail server dan mengistallnya dalam konfigurasi dns anda pastikan telah sama dengan yang saya buat, yang saya maksud disini ialah adanya baris “@ IN MX 2 mail.smk.net” atau “ mail IN A 192.168.137.2 ”
Baris ini dalam konfigurasi dns-server harus ada , dalam installasi mail server kali ini saya akan mengunakan postfix dan courier.
Berikut langkahnya :

1. #apt-get install postfix courier-pop courier-imap


 2. Kemudian muncul seperti gambar dibawah ini silahkan tekan enter untuk ok



3.Pilih Internet Site


4. Ketik mail lalu tambah domain anda.


5. Pilih Yes


6. Buat folder.


7. Ubah seperti gambar berikut.


8. Ketik perintah seperti berikut.


9. pilih Ok


10. Pilih Internet Site


11. Pilih OK


12. Pilih Ok


13. pilih Ok lagi


14. Pilih NO.


15. tambahkan seprti gambar berikut.


16. Pilih No


17. Pilih OK


18. Pilih Ok


19. Pilih IPv4


20. Service postfix


21. Service seperti gambar berikut


22. Cek di browser.


23. Install squirellmail


24. Ubah seperti berikut.


25. service apache


26. Ketik perintah berikut.


27. Cek di browser anda.




18. Selesai.
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Selasa, 21 April 2015

Langkah-langkah Konfigurasi Samba di Debian 7

 GALIH_PRAKOSO     17.43     Debian Server     3 comments   

File Server memberikan layanan berupa penyediaaan file ataupun folder yang dapat diakses bersama-sama oleh para pengguna di dalam suatu jaringan. File Server sering juga disebut sebagai sistem File Sharing. Keuntungan dari penggunaan File Server ini dapat kalian lihat dari segi keefisiensiannya. Misalnya dalam suatu kasus kalian mempunyai 200 PC Client yang perlu diinstallkan program. Akan tetapi file installer program tersebut hanyamterdapat disalah satu komputer saja. Tentunya akan sangat merepotkan dan beresiko apabila kalian harus mengkopikan file installer tersebut ke tiap-tiap PC secara manual. Nah, solusinya adalah dengan penggunaan metode File Sharing ini. Dimana hanya ada satu komputer yang men-sharing file installer program tadi, lalu dari komputer-komputer client hanya tinggal mengaksesnya saja. Lalu bagaimana implementasi sistem File Server ini di Debian 7 dengan Samba?

Samba adalah program yang bersifat open source yang menyediakan layanan berbagi berkas (file service) dan berbagi alat pencetak (print service), resolusi nama NetBIOS, dan pengumuman layanan (NetBIOS service announcement/browsing). Sebagai sebuah aplikasi file server, Samba mengizinkan berkas, alat pencetak, dan beberapa sumber daya lainnya agar dapat digunakan oleh banyak pengguna dalam keluarga sistem operasi UNIX, dan mengizinkan interoperabilitas dengan sistem operasi Windows. Samba dibuat berdasarkan protokol Server Message Block (SMB), oleh Andrew Tridgell.

Berikut langkahnya:

1. Install samba dengan perintah #apt-get install samba


 2. Masuk ke file /etc/samba/smb.conf dengan cara #nano /etc/samba/smb.conf
3. Edit file seperti gambar berikut.


4. Setelah tersimpan silahkan anda masukan user untuk penguna samba jika anda mengunakan user dengan perintah #smbpasswd -a aku


5. Restart samba, dengan perintah #service samba restart


6. Setelah itu coba pada client windows dengan menekan windows+r muncul kotak dialog masukan \\ipserver atau \\192.168.137.2 , seperti gambar dibawah ini.


 7. Sehingga akan muncul sepertu ini.


 8. Setelah diklik maka akan muncul kotak dialog untuk memasukan username dan password yang sudah di konfigurasikan tadi silahkan log in seperti gambar dibawah.


 9. Maka akan muncul tampilan seperti ini.


Selesai. Selamat mencoba :)
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Senin, 20 April 2015

Langkah-langkah Konfigurasi Securing Web Server (HTTPS) Server di Debian 7

 GALIH_PRAKOSO     14.00     Debian Server     1 comment   

HTTP adalah protokol yang digunakan oleh web server. Semua data yang dikirim menggunakan protokol tersebut tidak terenkripsi (PLAIN Text biasa). Oleh karena itu, perlu kita tambahkan protokol tambahan yang bernama SSL atau TLS. Protokol tersebut berfungsi menambal protokol HTTP, agar menjadi secure (HTTPS). OpenSSL merupakan kepangjangan dari Secure Socket Layer. Terlebih dahulu, pastikan bahwa aplikasi apache2 untuk web server sudah terinstall, jika belum ada, maka install dahulu. Lalu anda harus mengistall paket “ssl-cert” dan “openssl” biasanya paket tersebut sudah ikut terinstall bersaamaan dengan paket apache2. 

Berikut langkahnya :

 1. Pertama anda silahkan men-generate dengan perintah #nssl req -new -x509 -days 365 -nodes -out /etc/apache2/apache2.pem -keyout /etc/apache2/apache2.pem
 2. Lalu isi identitas server anda seperti gambar di bawah ini.


3. lalu anda harus meng-enable mode ssl dengan perintah #a2enmod ssl


4. Lalu restart apache dengan cara #servica apache2 restart


5. Edit file “/etc/apache2/ports.conf” dengan perintah #nano /etc/apache2.ports.conf


6. Edit file default apache2 dengan perintah #nano /etc/apache2/sites-available/default tambahkan beberapa baris konfigurasi pada bagian paling bawah seperti gambar berikut.


7. Lalu anda coba buka di browser client dengan ip ataupun domain yaitu dengan alamat https://192.168.23.2 , https://krisma.edu , seperti gambar dibawah
8. Lalu anda pilih I Understand The Risks


9. Pilih Get certificate kemudian Confirm security exception


10. Jika konfigurasi anda berhasil maka akan muncul gambar seperti ini.


11. Selesai.

Selamat mencoba :)
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Sabtu, 18 April 2015

Langkah-langkah Konfigurasi NTP Server di Debian 7

 GALIH_PRAKOSO     18.15     Debian Server     10 comments   

NTP adalah singkatan dari Network Time Protocol, sebuah protocol untuk meng-sinkronkan sistem waktu (clock) pada komputer terhadap sumber yang akurat, melalui jaringan intranet atau internet. Sedangkan NTP Server sendiri adalah sebuah server yang mensinkron-kan waktunya terhadap sumber waktu akurat, dan mentransmisikan paket informasi waktu kepada komputer client yang meminta.

NTP Server ini sangat bermanfaat sekali apabila kalian mengelola jaringan yang sangat ketat sekali dalam urusan waktu. Misalnya ketika seluruh pegawai di kantor kalian, kalian perintah untuk mengumpulkan tugas dalam bentuk email yang harus dikirimkan ke email server kantor sebelum batas waktu jam 12 siang. Lewat dari itu, email akan di reject secara otomatis oleh sistem. Nah apa jadinya bila ternyata waktu yang terdapat di komputer server berbeda dengan waktu yang terdapat di komputer-komputer pegawai kalian? Salah-salah ketika pegawai kalian mengira waktu masih tersisa 5 menit lagi, ternyata jam yang terdapat di komputer server sudah menunjukkan pukul 12. Untuk hal-hal seperti ini lah NTP Server diperlukan, agar waktu/jam antara komputer satu dengan yang lainnya yang ada didalam suatu jaringan dapat sinkron atau sama.

Berikut langkahnya:

1. Install ntp dengan perintah #apt-get install ntp ntpdate


 2. konfigurasi file di “/etc/ntp.conf” ,dengan perintah #nano /etc/ntp/ntp.conf
3. Kemudian anda cari baris server 0 ,dengan cara ctrl+w ,


4. Tambahkan kalimat seperti gambar berikut.


 5. Lalu anda cari baris restrict 192.168.123.0 mask 255.255.255.0 notrust


 6. Lalu hilangkan tanda # pagar nya kemudian ubah menjadi restrict 192.168.24.0 mask 255.255.255.0 nomodify notrap seperti gambar dibawah ini.


 7. Setelah itu anda restart service ntp, dengan perintah #service ntp restart


 8. Kemudian anda cek ntp-server local apakah sudah bekerja dengan baik atau belum, dengan perintah #ntpq -p . Jika pada bagian jitter tidak bernilai 0.001, berarti sudah benar, dan jika belum, periksa kembali file ntp.conf.


 9. Lalu anda coba dengan mengetes terlebih dahulu melalui server debian langsung dengan perintah, #ntpdate -u 127.0.0.1


 10. Lalu anda coba dengan menggunakan windows seperti gambar dibawah. dengan men-klik bagian jam pada windows xp beberapa kali akan mencul penganturan seperti gambar diatas


Cukup sekian dari saya semoga bermanfaat :)
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg
Postingan Lama Beranda

Categories

  • Access Point
  • Debian Server
  • Komputer Dasar Semester 1
  • Mikrotik
  • Proxmox
  • Ubuntu Server

Popular Posts

  • Laporan Pengamatan Komputer Dasar
    LAPORAN PENGAMATAN A. Definisi Komputer             komputer adalah seperangkat alat elektronik yang terdiri antara lain dari...
  • Pengertian Proxy dan Cara Konfigurasi di Deian
    Proxy server (peladen proxy) adalah sebuah komputer server atau program komputer yang dapat bertindak sebagai komputer lainnya untuk melak...
  • Cara Menjalankan PuTTY (Mobile SSH) di Handphone Android
    PuTTY selain bisa meremot server di komputer anda putty juga bisa dapat di jalankan melalui handphone anda terutama untuk handphone Android...
  • Langkah-langkah Konfigurasi DNS Server di Debian 7
    DNS atau Domain Name System, adalah sebuah server yang berfungsi menangani translasi penamaan host-host kedalam IP Address, begitu jug...
  • Langkah-langkah Konfigurasi FTP Server di Debian 7
    FTP adalah singkatan dari File Transfer Protocol, protokol untuk bertukar file melalui jaringan. FTP sering digunakan untuk mendownload seb...
  • Langkah-langkah Konfigurasi phpmyadmin di Debian 7
    phpMyAdmin adalah perangkat lunak bebas yang ditulis dalam bahasa pemrograman PHP yang digunakan untuk menangani administrasi MySQL ...
  • Langkah-langkah Konfigurasi NTP Server di Debian 7
    NTP adalah singkatan dari Network Time Protocol, sebuah protocol untuk meng-sinkronkan sistem waktu (clock) pada komputer terhadap sumb...
  • Setting Mikrotik Offline
    1. Atur Ip komputer anda dan sesuaikan dengan IP Mikrotik 2. Buka WinBox anda, Klik pada bagian kotak kecil yang ada di dekat tulisan Co...
  • Membuat Website Sekolah Menggunakan CMS Balitbang pada Localhost
    Sistem manajemen konten (Inggris: content management System , disingkat CMS), adalah perangkat lunak yang memungkinkan seseorang untu...
  • Langkah-langkah Konfigurasi Mail Server Dan WebMail di Debian 7
    Mail Server adalah sebuah aplikasi yang menerima e-mail dari pengguna lokal (dari domain yang sama) maupun pengirim remote dari jaringan...

Blog Archive

  • ▼  2018 (1)
    • ▼  Mei (1)
      • Laporan Pengamatan Komputer Dasar
  • ►  2016 (5)
    • ►  September (5)
  • ►  2015 (53)
    • ►  September (1)
    • ►  Juni (4)
    • ►  April (21)
    • ►  Maret (27)

Total Tayangan Halaman

Informasi Saya

Mengenai Saya

Foto saya
GALIH_PRAKOSO
Lihat profil lengkapku

Pages

  • Beranda
Diberdayakan oleh Blogger.
Semoga bermanfaat :)

PMSD 2016

Copyright © GALIH PRAKOSO | Powered by Blogger
Design by Hardeep Asrani | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates